EMPAT Hal Yang Wajib Dipertimbangkan Dalam Memilih Sekolah Anak

Sebagai orangtua, sudah pasti pendidikan terbaik jadi prioritas utama untuk anak. Salah satunya termasuk memilih sekolah yang baik untuk anak. Sebelum salah mendaftarkan si kecil, coba pertimbangkan beberapa hal berikut!

Bagi Gitta (34) memilih sekolah terbaik untuk kedua putrinya, Anya (7) dan Asya (5) jadi hal penting. Perempuan yang memiliki usaha cupcake ini tidak ingin salah dalam memilih sistem pengajaran dan lingkungan belajar untuk anaknya. Apalagi Januari ini, banyak Sekolah Dasar (SD) yang mulai membuka periode pendaftaran. Tidak heran pertama kali harus mendaftarkan Anya ke SD, Gita sempat kebingungan memilih sekolah dari banyaknya pilihan yang ada.

Untuk memilih sekolah Anya saat itu, Gitta nggak ragu melakukan survey terlebih dahulu. Mulai dari mengumpulkan brosur-brosur dari berbagai sekolah, browsing, datang ke sekolah yang diincarnya, sampai meminta rekomendasi dari teman yang sudah terlebih dahulu memasukan anaknya ke sekolah. Gitta bahkan melibatkan si anak untuk memilih, dengan mengajaknya datang ke beberapa sekolah pilihan.

“Saat waktunya Anya mendaftar SD, aku kasih dia beberapa pilihan. Aku ajak dia datang ke beberapa sekolah pilihanku untuk lihat-lihat dan kenalan dengan beberapa gurunya. Sekarang begitu lihat kakaknya fun  belajar di sekolah, Asya juga mau belajar di sekolah yang sama. Jadi tahun ini, aku nggak terlalu repot mencari sekolah,” ujar Gitta.

Menurut Dr. Rosmini, M.Psi, psikolog dan pengamat pendidikan anak, melibatkan anak-anak dalam memilih sekolah seperti yang dilakukan Gitta merupakan hal yang tepat. “Penting sekali melibatkan anak dalam pemilihan sekolah. Malah seharusnya, proses melibatkan anak ini sudah dilakukan sejak preschool,”kata perempuan yang akrab dipanggil Bunda Romi ini.


Pertimbangkan Beberapa Hal Ini:

Untuk memilih sekolah untuk Anya dan Asya, Gitta mengaku banyak faktor yang menjadi bahan pertimbangan. Mulai dari keamanan dan kebersihan lingkungan sekolah, guru-guru, sampai sistem belajar di sekolah tersebut.

“Sistem belajar jadi pertimbangan utamaku. Aku nggak mau sekolah yang membebani anakku dengan tugas sekolah dan ulangan harian yang terlalu banyak,” jelas Gitta.

Ya, tidak salah memang memiliki banyak pertimbangan dalam memilih sekolah baru untuk si kecil. Bunda Romi sendiri mengatakan memang ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan orangtua dalam memilih sekolah. Sudah pasti ini dimaksud agar anak merasa nyaman dengan lingkungan belajar. Klik halaman berikutnya untuk tahu faktor-faktor apa yang dipertimbangkan.

Jarak

Untuk anak usia TK dan SD, jarak sekolah jadi hal yang harus dipertimbangkan. Sekolah yang jaraknya tidak terlalu jauh lebih sesuai untuk anak usia sekolah TK dan SD. “Buat anak TK lebih baik jarak sekolah benar-benar dekat dengan rumah. Sementara anak SD sudah bisa bersekolah di tempat yang lebih jauh, tapi bukan berarti harus pindah kota juga. Misalnya, rumah Bintaro tapi sekolah Jakarta Utara,” jelas Bunda Romi. Sekolah terlalu jauh membuat anak menjadi terlalu lelah mulai dari harus bangun pagi sampai macet-macetan. Tidak cukup istirahat membuat konsentrasi belajar tidak baik.

Visi & Misi Orang tua

Memilih sekolah yang tepat untuk anak tentulah yang sesuai dengan visi dan misi orang tua menyangkut pendidikan. Misalnya, orang tua yang memasukan anaknya di sekolah yang mengutamakan pendidikan agama. Harus yakin kalau pendidikan agama yang diberikan mereka di rumah juga sama bagus dan diutamakan. “Jangan memilih sekolah yang mengutamakan agama, dengan alasan di rumah tidak ada yang mengajarkan. Ini malah membuat anak bingung karena apa yang diajarkan di sekolah bertentangan dengan keseharian,” ujar Bunda Romi.

Finansial

Tentunya sebagai orang tua kita ingin memasukan anak di sekolah yang memiliki fasilitas dan sistem belajar terbaik. Tapi jangan lupa memperhatikan kemampuan finansial kita. Tanyakan pada diri sendiri, mampukah kita menyekolahkan anak di tempat tersebut. Misalnya, bila kita ingin menyekolahkan anak di sekolah internasional, pastikan kita mampu membayar biaya sekolah anak bukan hanya saat ini tapi seterusnya hingga lulus. “Ada beberapa sekolah negeri tidak bisa menerima lulusan dari sekolah internasional karena kurikulum berbeda. Jangan sampai anak jadi susah, bila suatu waktu kita tidak sanggup lagi membayar biaya menyekolahkan anak di sekolah internasional,” kata Bunda Romi.

School Shopping

Datang langsung ke calon sekolah pilihan kita. Lihat sekolah secara langsung seperti apa bangunan, program pendidikan kita, sampai pendekatan guru terhadap murid. Bunda Romi menambahkan,”Ajak anak untuk ikutan school shopping. Nantinya, kita bisa meminta anak memilih calon sekolah pilihan yang mana paling nyaman buat dia.”


Tidak Betah, Jangan Langsung Dipindahkan!

Walaupun akhirnya bersekolah di tempat yang dipilihnya sendiri, namun ada beberapa anak yang tetap tidak betah. Mereka terlihat malas pergi ke sekolah bahkan banyak membolos. Menurut Bunda Romi, mengeluarkan dan memindahkan anak bukan solusi yang tepat.

“Nggak cocok pasti ada penyebabnya. Misalnya dia nggak cocok karena di-bully temannya, takut sama guru, atau tidak bisa bergaul dengan teman-teman. Penyebabnya harus dilihat dan dicari tahu. Ajak anak bicara karena memindahkan sekolahnya bukan solusi yang tepat,” ujarnya.

Sebelum mendaftar sekolah, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal di atas. Jangan sampai kita salah memilih pendidikan buat si kecil, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*