Raker YABICA

 “MEMBANGUN  TEAM  YANG SOLID MENUJU  SERVICE EXCELLENT”

 

Suasana Raker Yayasan Bina Insani Cahaya Abadi (YABICA)

 Sitbinainsani.sch.id. Selasa, 31 Januari 2017, seluruh pembina serta pengurus Yayasan  Bina  Insani Cahaya Abadi mengadakan Raker (Rapat Kerja) Tahun Anggaran 2017.  Hadir dalam acara tersebut, para pembina serta pengurus yayasan berikut ketua lembaga yang ada di lingkungan Yayasan.  Dalam sambutan membuka raker, Umar sukmara, selaku ketua yayasan menyampaikan bahwa Program kerja yang akan diajukan dari masing-masing bidang mesti merujuk pada sasaran mutu serta key performance indikator (KPI) yang telah dirumuskan oleh YAYASAN. Ia pun menambahkan, “Hal itu nantinya mesti merujuk pada Visi dan Misi Yayasan.”

Raker yang dihadiri 12 orang ini bertempat di Kantor Yayasan Bina Insani. Mulai jam 09.00 dan berakhir menjelang ashar. Raker ini merupakan agenda rutin Yayasan dalam rangka memberikan arah kebijakan, serta sasaran target pada segenap pengurus yayasan yang didalamnya lembaga-lembaga, antara lain: BPH (Ketua, Sekretaris serta Bendahara), Bidang SDM dan kepegawaian,  Bidang Sarana Prasarana (Sapra), Lembaga Pendidikan Formal (LPF), Lembaga Managemen Infaq Bina Insani (Lemibi), Lembaga Pesantren Putra & Putri, Lembaga Peningkatan Kapasitas (LPK), Lembaga Peningkatan Baca AlQur’an Metode Qiroati (LPBAMQ).

Ust Yusuf Rusydi (Ketua LPPa) dan Ust Dede Sukardi (Ketua LPPi)

Ada beberapa terobosan-terobosan baru yang akan dicanangkan oleh Yayasan di tahun 2017. Diantaranya mulai Juli tahun ini Yayasan akan membuka program Hafalan Qur’an bagi siswi SMP & SMA. Menanggapi hal ini, Dede Sukardi sebagai Ketua LPPi (Lembaga Pesantren Putri) sekaligus Pembina Yayasan mengatakan, “Kami akan buka Pesantren Tahfidz Qur’an 30 Juz. Untuk tahap awal kami buka tahun pelajaran ini. Harapannya  program ini bisa menjadi solusi bagi orang tua yang menginginkan putrinya menghafal qur’an”

Senada dengan itu, Ust. Yusuf Rusydi selaku Lembaga Pimpinan Pesantren Putra Al Masykar menyampaikan program di lembaganya, “Allhamdulillah sampai saat ini santri AL Masykar mencapai 19 orang. Tersebar dari serang, ciruas, cikande hingga cilegon. Insya Allah program yang dicanangkan tahun ini yakni menjadi pribadi yang pandai bersyukur. Hal ini sesuai dengan namanya, AL Masykar”

Selain itu, dari Lembaga Pendidikan Formal (LPF) rencananya di bulan Februari hingga Juni ini, akan belajar mengenai managemen mutu yakni pembuatan SM (Standar Mutu) dan PM (Prosedur Mutu) dari Yayasan Pendidikan Ummul Quro, Bogor. “Mengapa kami memilih Ummul Quro, sebab Yayasan ini merupakan rujukan dari JSIT Pusat yang memiliki SM & PM yang sudah teruji. Oleh karenanya kami pandang perlu belajar langsung darinya”, demikian ungkap Mukhtar, S.Pt selaku Ketua LPF.

Dari bidang SDM dan kepegawaian menuturkan bahwa program yang selama ini berhasil   dilaksanakan adalah program Extravaganza. Pelaksanaannya 2 bulan sekali Adapun program tahun ini,   H. Suryadi selaku Kabid mengatakan, Untuk mengurangi kejenuhan keluarga besar Yayasan Bina Insani Cahaya Abadi, alangkah indahnya jikalau kiranya diperkenankan pada tahun pelajaran 2017-2018 diadakan rihlah bersama.” Saat ditanya alasannya, beliaupun menjawab: “ Hal ini sangat penting untuk mempererat hubungan silaturahim antara yayasan bersama dewan guru dan karyawan lainnya termasuk keluarganya”.

Selanjutnya, Ust. Herti Harjiman sebagai Ketua Lembaga Peningkatan Kapasitas yang menangani pembinaan keislaman di lingkungan Yayasan. Ia  berharap agar guru-guru serta pegawa Yayasan terus lebih baik dari sisi sikap serta pemahaman keislamannya. “Program ke depan LPK akan menjadikan tarbiyah islamiyah ini menuju penyempurnaan diri.sebagaimana termaktub dalam 10 karakter sifat manusia unggul,” ungkapnya.

Tak kalah dahsyatnya pula, program kerja yang ditawarkan LEMIBI (Lembaga Managemen Infaq Bina Insani). Lembaga yang dipimpin langsung  dibawah Kabid Humas Yayasan ini mengajukan agar di tahun ini sudah mulai mengudara Radio Komunitas. Mohamad Syafii, S.Pd.I, ketua Lemibi berkata, “Alhamdulillah Website yayasan sudah berjalan dan nampaknya cukup banyak juga para pembacanya. Oleh karenanya, berharap jika Radio Komunitas ini mulai on air maka akan lebih banyak lagi masyarakat umum mendengar tentang Bina Insani. Ini artinya, semoga banyak manfaatnya.”

Alhamdulillah, kini Yayasan Bina Insani memasuki tahun ke 15. Tentunya banyak sekali perkembangannya. Saat ini kurang lebih 1.096 siswa dari level TKIT, SDIT, SMPIT hingga SMAIT berada di tanah seluas 2,5 hektar ini. Rencananya 2 tahun kedepan tepatnya di tahun 2019, Bina Insani  akan melebarkan sayap membuka cabang di Cilegon. “Hal ini untuk menyambut banyak relasi dan orang tua murid yang tinggal di daerah perumahan KS hingga ke merak yang ingin sekali menyekolahkan anaknya di Bina Insani, “demikian ujar Ust Dede Sukardi selaku Ketua Pembina Yayasan Bina Insani. So kita tunggu saja info selanjutnya…

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*