PARENTING SCHOOL

 ‘PARENTING SCHOOL’ BERSAMA USTZH OKI SETIANA DEWI

DAN

SUKRO MUHAB (KETUA JSIT PUSAT)

 

Ustzh Oki Setiana Dewi (Artis & Mubalighoh)

Sitbinainsani.sch.id. Jum’at (10/2) Komite SIT Bina Insani dari SDIT, SMPIT dan SMAIT berkumpul bersama dengan pengurus yayasan yakni Lembaga Pendidikan Formal (LPF) serta Humas yayasan. Rapat Komite kali ini membahas beberapa agenda. Rencananya, dalam waktu dekat ini, Insya Allah di bulan April 2017, yayasan kembali mengundang orang tua murid dalam program Parenting School bersama Ustzh Oki Setiana Dewi (Artis & Mubalighoh Jakarta) dan Sukro Muhab (Ketua JSIT Pusat). Ketika ditanya alasan mengapa mengundang mereka, Muhtar S.Pt selaku Ketua LPF berkata, “Kami ingin sekali menjalin hubungan secara emosional serta ruhiyah bersama seluruh orang tua murid. Oleh karenanya kami perlu menstimulus itu dengan mengadakan school parenting. Nah, sebagai perdana kami undang Ustzh Oky”. Mensikapi ini, Unit SDIT berencana akan mensupport 10 juta pada agenda ini dengan menggratiskan tiket masuk untuk calon orang tua SDIT.

Selain itu, komite bekerjasama dengan LPF berencana akan membuat raport guru. Hal ini penting sebagai bentuk sinergi untuk mencapai keberhasilan pendidikan anak. “Pendidikan dianggap berhasil jika melibatkan 3 unsur, yakni peran orang tua, lingkungan serta sekolah. Ketiga peran ini saling terkait satu sama lain. Jika ada orang tua yang menyerahkan secara penuh peran dan tanggung jawab pendidikan ini pada sekolah itu merupakan anggapan yang keliru,” ujar Muhtar S.Pt.

Drs. Sukro Muhab, M.Si (Ketua JSIT Pusat)

Tanggapan dan respon positif mulai mengalir dari peserta rapat. Yuyun Nur Yulianti, selaku wakil pengurus Komite SDIT menuturkan, “Saya sangat antusias mendukung program tersebut. Mudah – mudahan ini menjadi sarana pembelajaran buat kita semua. Tak hanya bapak ibu guru namun juga orang tua murid.”

Inovasi dari tahun ke tahun senantiasa menjadi senjata pamungkas bagi Lembaga Pendidikan Formal, yang fokus pada peningkatan mutu dari unit SDIT hingga SMAIT, maka tak mengherankan jika di tahun pelajaran mendatang ada beberapa pembiasaan-pembiasaan yang ‘ending goal’nya mencetak peserta didik lebih mandiri serta bermanfaat bagi orang lain.

“Di tahun ajaran 2017/2018, LPF akan mencanangkan pembiasaan-pembiasaan diantaranya siswa/i SMPIT & SMAIT cuci piring sendiri selepas makan siang. Lalu pramuka tingkat penggalang mulai belajar memasak sendiri dan terakhir, siswa SMAIT diharapkan dapat membina santri/santriwati Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) di lingkungan sekitarnya dengan kriteria sebagai berikut: kelas X selama 1 bulan, kelas XI 2 bulan serta kelas XII 3 bulan,“ demikian penjelasan Muhtar, S.Pt

Suasana Rapat Komite dengan LPF & Humas

Agenda berikutnya adalah usulan agar rapat rutin antara seluruh pengurus Komite SIT Bina Insani dapat dilakukan per 3 bulan sekali. “Ini sangat penting guna menjalin hubungan yang solid antara pihak Yayasan dengan komite,”  demikian ujar Nurhayati – Ketua Komite SMPIT.

Dan terakhir, program dari Kabid Humas. “Insya Allah tahun ini kami mencanangkan Radio Komunitas (rakom). Mohon do’anya agar program ini berjalan dengan lancar. Sebagai info, hari Selasa (07/2) lalu kami survey ke SMPN 2 Cilegon yang sejak 2005 telah memiliki Radio Komunitas. Subhanallah, perjuangan yang luar biasa hingga dapat izin mengudara. Selanjutnya, kami akan mendatangi kantor KPID Propinsi untuk proses perizinannya,” ujar M. Syafii selaku Kabid Humas.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*