Program Pengabdian Masyarakat (PPM) SMAIT Bina Insani
Serang – Seiring perkembangan zaman yang semakin modern dengan berbagai fasilitas yang luar biasa seperti internet dan kecanggihan gadget, membuat pergaulan remaja di lingkungan sekitar semakin menurun, generasi muda jauh lebih tertarik untuk eksis di sosial media dari pada membaur dengan masyarakat lingkungan sekitar. Oleh karena itu, SMAIT Bina Insani mengadakan Program Pengabdian Masyarakat biasa disebut PPM. Agenda PPM kali ini memiliki tema “Kerja Nyata Pemuda di Era Digitalisasi”.
Program Pengabdian Masyarakat merupakan wadah siswa-siswi SMAIT Bina Insani membantu dalam bentuk kegiatan seperti menyiapkan makan siang di lingkungan sekolah serta membantu masyarakat di dunia bisnis kuliner yang dijalani. Peserta PPM kali ini adalah kelas 11 SMAIT Bina Insani sementara kelas 10 baru mengikuti pembekalan PPM. Pada kegiatan ini, peserta dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok laki-laki dan kelompok perempuan.
Lokasi yang dipilih untu kegiatan PPM kelas 11 ada 2 tempat yaitu di Katering Bina Insani untuk kelompok laki-laki dan De Sarah Roti untuk kelompok perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari terhitung dari hari Senin 4 Desember sampai dengan Kamis 7 Desember 2023. Sementara untuk kelas 10 PPM masih dalam bentuk pembekalan yang diadakannya hanya di Hari Selasa 5 Desember dan berlokasi di Kantor Yayasan Bina Insani Cahaya Abadi (YABICA) Peduli. Pengisi materi nya yaitu Ustadzah Nur’aini selaku Strategic Planning & Risk Management di Yabica Peduli.
Dengan dilaksanakannya kegiatan PPM ini, diharapkan siswa dapat cepat tanggap terhadap lingkungan sekitar, menjadi pelopor dalam kegiatan peduli sosial di lingkungan sekitar sekolah dan rumah. Selain itu juga, sebagai salah satu syarat untuk memenuhi standar kelulusan di bidang Program Pengembangan Diri “Keterampilan Sosial”.
“Kegiatan PPM ini menurut saya bagus, karena saya jadi punya pengalaman membantu menyiapkan makan siang untuk 349 porsi. Biasanya di katering ini makanan yang disiapkan lebih dari seribu porsi, tapi karena suatu kondisi maka hanya menyiapkan 349 porsi makan saja.” Ungkap Mahfudz Silmy Robbani peserta PPM kelas 11 yang PPM di Katering Bina Insani. (tiss_@/humassmait)
Dokumentasi Selengkapnya KLIK DISINI!



