
KEMBARA 2025: Bakti di Tanah Lestari
Serang – SMAIT Bina Insani sukses melaksanakan kegiatan KEMBARA 2025 (Kemah Bakti Pramuka) selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 28–30 April 2025. Kegiatan yang bertajuk “Langkah Bakti, di Tanah Baduy yang Lestari” ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 10 dan 11 sebagai bagian dari penguatan karakter dan implementasi pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Kegiatan dimulai dengan apel pembukaan dan pengujian SKU (Syarat Kecakapan Umum) di lingkungan sekolah. Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pembinaan kepramukaan seperti LKBB, presentasi, kuis interaktif, dan penguatan nilai-nilai kepribadian serta kepemimpinan.
Hari kedua menjadi momentum penting bagi para peserta karena mereka melakukan perjalanan ke kampung Gasebo, Baduy Luar. Di sana, siswa tidak hanya belajar tentang kehidupan masyarakat adat, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial seperti operasi semut dan ramah tamah dengan warga. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat jiwa kepedulian dan cinta lingkungan dalam diri para peserta.
Puncak acara ditandai dengan upacara pelantikan kenaikan tingkat Pramuka Penegak yang berlangsung dengan khidmat di tepi sungai Baduy. Para peserta kemudian kembali ke Waringinkurung dengan membawa pengalaman berharga dan semangat baru untuk terus berkarya dan mengabdi.
Melalui kegiatan ini, Annisa Nurhayati, S.Pd., selaku ketua panitia KEMBARA 2025 berharap agar para siswa mampu membaur dengan masyarakat di daerah tujuan, memiliki kepekaan terhadap lingkungan, serta belajar bagaimana bersikap efektif dan efisien dalam melakukan perjalanan. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan partisipasi dalam aksi bersih lingkungan di masa mendatang.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh para peserta. Khairani Azilla mengungkapkan bahwa kegiatan ini cukup menantang mengingat kondisi medan perjalanan ke Baduy yang dilaluinnya melewati jalanan setapak yang terjal dan licin. “Tapi seru juga, meski capek,” ujar gadis yang baru dilantik menjadi Penegak Bantara itu antusias. “Pengennya sih, bisa eksplor tempat-tempat yang lainnya,” lanjutnya saat ditanya harapannya pada KEMBARA mendatang.
Sementara itu, Nurfatimah Az Zahra atau yang biasa dipanggil Zaza mengaku puas mendapatkan pemandangannya yang alami, sejuk dan tenang setelah melewati perjalanan melelahkan ke lokasi. “Wuih, capeknya benar-benar terbayarkan!” tukasnya dengan gaya yang khas. Seperti halnya Azila, siswa kelas 11 yang dilantik menjadi Penegak Laksana tersebut juga berharap agar KEMBARA berikutnya bisa lebih seru dengan kekompakan yang sama meskipun lokasi yang jauh berbeda.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMAIT Bina Insani menegaskan komitmennya dalam mendidik generasi muda yang unggul dan memiliki kepedulian sosial tinggi sehingga siap berkontribusi kepada masyarakat.
Dokumentasi selengkapnya KLIK DISINI!



