
Munculkan Sikap Semangat Juang dan Cinta Tanah Air, Kelas 5 SDIT Bina Insani adakan Kunjungan Ke TMII
Serang –Dalam upaya menanamkan sikap semangat juang dan cinta tanah air terhadap peserta didik, SDIT Bina Insani khususnya kelas 5 melakukan kunjungan ke beberapa museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kunjungan dilaksanakan pada Kamis, 23 Februari 2023 dengan mengambil tema “kebudayaan dan keanekaragaman Indonesia”.

Di TMII terdapat 21 museum, kali ini peserta didik berkunjung ke Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB), Museum Keprajuritan dan 2 Anjungan. Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB) merupakan satu-satunya museum ilmu pengetahuan dan teknologi (Science museum) di Indonesia yang memperagakan koleksi tentang Ketenagalistrikan dan Energi Baru Terbarukan. Berbagai koleksi peragaan disajikan menggunakan teknologi modern yang interaktif sehingga pengunjung dapat mempraktekkan sendiri peraganya seperti peragaan seri paralel, peragaan menghasilkan arus listrik dari buah-buahan, pensil, koin dan dari magnet. Adapun Museum Keprajuritan Indonesia adalah bangunan berbentuk segi lima dikelilingi air laksana sebuah benteng pertahanan. Perairan sekeliling benteng ini menggambarkan Negara kepulauan dengan doktrin Wawasan Nusantara. Museum ini dibangun diatas lahan 4,5 ha dengan luas bangunan 7.545 m2 dan diresmikan pada tanggal 5 Juli 1987 oleh Presiden Soeharto.

Ketika tiba di Museum Listrik, peserta didik disambut baik oleh pemandu museum. Mereka dijelaskan tentang macam-macam energi listrik dan energi terbarukan sehingga mereka tahu macam-macam energi terbarukan dan jenis-jenis sumber energi listrik. Selain itu, peserta didik di persilahkan untuk melakukan percobaan listrik di beberapa titik eksperimen serta menonton di studio mini. Kunjungan selanjutnya yaitu Museum Keprajuritan, di sana peserta didik dijelaskan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Selain mendapat penjelasan dari pemandu museum, peserta didik disajikan pameran dalam bentuk diorama, fragmen patung, dan relief, baik di luar maupun di dalam. Pameran bagian luar berupa paduan relief yang menyatu ke dinding gedung bagian luar, meliputi 19 adegan kisah panjang perjuangan bangsa dari abad XIII sampai abad XIX. Ruang pamer bagian dalam menyajikan 14 diorama yang menceritakan tentang perlawanan terhadap penjajah untuk mempertahankan tanah air. Disana juga terdapat tiruan senjata, pakaian perang, panji-panji, serta boneka peraga yang mengenakan busana prajurit tradisional. Di samping itu juga dipamerkan 23 patung pahlawan dari perunggu berukuran 11/4 kali besar manusia yang ditempatkan mengelilingi panggung di dalam gedung, di antaranya Gajah Mada, Cut Nyak Dien, dan Pattimura. Museum keprajuritan Indonesia memiliki panggung terbuka yang dapat digunakan untuk pentas musik atau kegiatan lain baik siang maupun malam.

Kunjungan terakhir yaitu ke anjungan, tercatat 33 anjungan yang terdapat di TMII, karena keterbatasan waktu peserta didik hanya mengunjungi 2 anjungan yaitu anjungan NTB dan Jawa Timur. Disana mereka bisa mempelajari dan mengamati bangunan khas NTB dan Jawa Timur, selain itu mereka juga menyaksikan seni tari karena di anjungan tersebut terdapat sanggar tari.
Dokumentasi Selengkapnya KLIK DI SINI !!!
PPDB 2023-2024 SDIT BINA INSANI
Pendaftaran Online



