
Pemuda, Penggerak Persatuan Bangsa
Serang (30/10) OSIS SMAIT Bina Insani membuat satu acara keren di peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, Grak Moeda 2022. Grak Moeda tahun ini mengambil tema Pemuda, Penggerak Persatuan Bangsa. Kegiatan yang dikemas dengan acara Talkshow Kepemudaan menghadirkan narasumber salah satu tokoh muda Indonesia yaitu Ketua KAMMI Indonesia, Zaky A Rifai, yang juga influencer dan aktor di beberapa film. Acara bincang-bincang dipandu oleh Mas Naufal, salah satu alumni SMAIT Bina Insani Angkatan 2.

Acara tersebut di selenggarakan di di GSG ( Gedung Serba Guna) dari pukul 07.30 s.d selesai. Grak Moeda 2022 dihadiri oleh 70 peserta dari 12 sekolah SMP sederajat di wilayah Kab Serang Cilegon. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan persatuan dikalangan pelajar dengan harapan menjadi penggerak kembali persatuan bangsa sebagaimana para pendahulunya di tahun 1928 yang telah berhasil menyatukan semua pemuda dari seluruh nusantara, demikian yang dikatakan Rahma Haliza, ketua panitia Grak Moeda 2022.

Mas Zaki mengingatkan kepada para peserta untuk senantiasa mau bergerak, menggerakkan seluruh potensinya, jangan mager, karena kalo mager tidak akan tercipta persatuan dan ikatan sebagaimana sumpah pemuda 1928.
Ikut seminarnya aja. Menambah wawasan ilmu dan dapet motivasi tentang pemuda, yaitu bagaimana kita bisa jadi pemuda yang baik. “Kita harus menjadi pemuda yang memiliki keyakinan yang teguh terhadap Allah swt. Jadi pemuda yang berkintribusi di berbagai bidang, menjadi pemuda kuat yang amanah.” Ucap Jazikaufa aisyah rivanto
SMPIT Al masykar Bina insani.

Selain talkshow, acara ini juga diramaikan dengan lomba essay yang diikuti oleh 21 siswa SMP se Kab Serang dan Cilegon. Dari 21 peserta diambil 5 terbaik yang masuk final untuk kemudian mempresentasikan essay nya.
Para pemenang Lomba Essay antara lain :
- Afifah Indrayana (Juara 1)
- Orlin Sasikirana Nazihah ( Juara 2)
- Ratu Faza Arrayani (Juara 3)
- Aida Kamila (Harapan 1)
- Nayla Izzati (Essay terunik)
Alhamdulillah mengagetkan (terkejut), soalnya aku gak suka nulis. Males berpendapat. Capek tapi dapet juara 1. Ucap Afifah indrayana salah satu peserta lomba essay dari SMPIT Al Masykar Bina Insani.
Dokumentasi Selengkapnya KLIK DI SINI !!!



