
Berbagi Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama
“Cinta Nabi Muhammad SAW Cinta Anak Yatim“

Manusia, sebagai Khalifatullah dalam kehidupan sehari-hari selalu berhubungan dengan tiga hal yaitu dengan Allah SWT (habluminallah), dengan sesama manusia (habluminannas) dan dengan alam semesta.
Hablumminallah diwujudkan dalam pelaksanaan ibadah (pengabdian) hanya kepada Allah SWT dan dilaksanakan dengan ibadah mahdhoh. Selain itu Allah SWT pun telah memberikan tuntunan agar sesama manusia hidup berdampingan dengan mengedepankan rasa saling menghormati dan tolong menolong dalam kebersamaan dan persaudaraan melalui zakat, infaq, shodaqoh dan amal-amal lain yang ghoiru mahdhoh.
Sebagaimana dalam kisah saat seseorang menanyakan kepada Rasulullah SAW, siapa yang telah menjalankan ibadah haji dengan mabrur? Rasululllah SAW menjawab, yaitu seseorang yang tidak pergi ke ka’bah karena telah mengorbankan harta tabungan ibadah hajinya untuk membantu tetangga yang lebih membutuhkan.
Kisah lain tentang hubungan dengan alam semesta, yaitu saat seekor anjing sedang kehausan maka diberikan kepadanya air oleh seorang wanita penghibur, yang walaupun profesi wanita tersebut adalah pekerjaan yang hina, tetapi karena keikhlasan untuk menyelamatkan seekor anjing, maka wanita itu mendapatkan ampunan dan tempat yang terbaik disisi Allah SWT.
Dari dua kisah tersebut, maka jelaslah bahwa dengan dilandasi keteguhan dan kesungguhan dalam menjaga hubungan dengan Allah, seorang hamba yang telah berusaha untuk bermanfaat buat sesama manusia dan alam semesta maka Allah SWT akan memberikan tempat yang terbaik kepada mereka di sisi-Nya (khoirunnaas an-fa’uhu linnaas).
Berkaitan dengan hal tersebut dan menyambut datangnya Maulid Nabi 1443 H, SDIT Bina Insani 2 melihat perlunya terus dipelihara rasa saling mengasihi dan tolong menolong di dalam masyarakat melalui kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas, di samping bertujuan untuk menjaga dan mengukuhkan hubungan dengan Allah SWT. Keinginan mulia ini kami tuangkan dalam sebuah kegiatan “Santunan Anak Yatim/ Piatu”.
Berharap kegiatan ini mampu meningkatkan iman dan taqwa dengan segala cara untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT serta memupuk ukhuwah islamiyah antara dan meneladani akhlak Rasulullah SAW yang mencintai dan menyayangi anak yatim pada event Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Menumbuhkan kepekaan untuk berbuat baik dan nilai-nilai sosial serta peduli terhadap sesama dan mampu memuliakan anak yatim sebagaimana yang di perintahkahkan dalam (Q.S An-Nisa’ (4) ayat 36). Memupuk pribadi yang baik berbagi dan berkasih sayang terhadap sesame dan mempererat persaudaraan sesama muslim saling membantu dalam beramal baik. Dan pihak sekolah menjadi fasilitator yang amanah bagi kaum aghnia (mampu) dan kaum yatim dan dhuafa.
Sasaran kegiatan Berbagi Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama ini adalah anak-anak yatim sekitar Kelurahan Sindang Asih dan lingkungan Sekolah (Kp Pengasinan), di mana Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Insani 2 berada.
Yang menarik adalah kegiatan ini dikemas sedemikian rupa, yang aktifkan siswa untuk berkreasi. Bentuk kreasi yang dituntut kepada siswa SDIT Bina Insani 2 adalah membuat bingkisan kue dan snack yang mereka bawa sendiri dari rumah, kemudian siswa menghiasnya menjadi bingkisan yang menarik dan cantik. Siswa juga dibekali pemahaman tentang alasan kenapa harus peduli dan berbagi dengan anak yatim, hikmah serta balasan dari Allah SWT. Alhamdulillah siswa jadi faham dan tumbuh rasa empatinya serta peduli terhadap sesama. Tidak hanya siswa komite SDIT Bina Insani 2 pun turut memberikan dukungan dan partisipasinya, Komite mengadakan wakaf Al Quran.
Kegiatan yang berlangsung Rabu, 20 Oktober 2021, bertempat di Masjid Assunnah ini, berakhir pukul 10.00 berjalan meriah dan lancar.
Kontributor Berita ; Lilis Sugihartini, S.Pd






